1.5.11

tugas flash fan fiction sshogwarts

bellatrix memandangi batas rumah nomor 11 dan rumah nomor 13 di jalan Grimmauld Place. dia tahu disana terletak rumah keluarganya, rumah yang sering dia datangi dimasa kecil, rumah kesukaannya.
lalu matanya menerawang ke masa lalu.


bellatrix berlutut di hadapan voldemort, orang yang paling ia benci, namun saat ini tak ada yang bisa ia lakukan kecuali berlutut meminta ampunan.

"tolong jangan bunuh keluargaku, tolong. aku akan lakukan apapun.", pinta bellatrix dengan memelas.
"kau wanita tangguh bella, sungguh. aku menyukaimu.", balas voldemort dengan tenang.
"karena itu, karena itu, tolong. ampuni keluargaku, tolong.", pinta bella sekali lagi.
"apa yang akan kau lakukan untuk meminta pengampunanku?", ujar voldemort dengan ketus.
"apapun, apapun. tolong, ampuni keluargaku", bellatix kembali memohon.
"baik, tapi dengan 1 ketentuan." kata voldemort.
"apapun, apapun", bisik bellatrix.
"jadilah pengikutku, pengikutku yang paling setia!", kata voldemort, kini dengan senyum dingin.

hening..

"tapi, tapi bagaimana mungkin? aku, aku menjadi pengikutmu?", ujar bellatrix terkejut.
"itu semua terserah padamu", balas voldemort.

ruangan kembali hening. wajah bellatrix memerah, tak tahu keputusan apa yang akan dia ambil.

kemudian.
"bila aku mau menjadi pengikutmu, apa kau akan berjanji mau membiarkan keluargaku tetap hidup?", tanya bellatrix.
"ya, aku berjanji. aku bener-benar menginginkanmu menjadi pengikutku. akan bagus bila kau menjadi pengikutku, kau tangguh, seperti kataku tadi. tapi bila kau menolak, seluruhnya tak ada yang tersisa", ujar voldemort dingin.
"baik, baik. aku akan lakukan, aku akan lakukan!", akhirnya bellatrix menyerah.

sementara para death eater menyaksikan dan menertawakan peristiwa tersebut, bellatrix dan voldemort melakukan sumpah tak terlanggar.


suara burung membangunkannya dari masa lalu. dia memutuskan untuk cepat pergi dari jalan itu. mengingat masa lalu tidak akan mengubah keadaan. dia telah lama terpisah dari mereka, dari orang-orang yang sangat dia cintai.
"aku akan lakukan apapun demi kalian, keluargaku."

-end-

Tidak ada komentar: